Thursday, August 30, 2018

Tolak Laporan PBB, Myanmar Bantah Melakukan Genosida terhadap Muslim Rohingya

DEWAKIUKIU.NET
Naypyidaw - Myanmar menolak temuan laporan tim pencari fakta PBB awal pekan ini, yang menuduh bahwa perwira tinggi dan panglima militer serta pemimpin pemerintahan sipil Myanmar melakukan genosida dan kejahatan kemanusiaan lain dalam penumpasan kelompok minoritas muslim Rohingya di negara bagian Rakhine tahun lalu.
Laporan itu, yang dikemukakan di Jenewa pada Senin 27 Agustus 2018 oleh Misi Tim Pencari Fakta terhadap Myanmar (TPF Myanmar) di bawah naungan Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) dan Dewan HAM PBB, merupakan hasil penyelidikan selama kurang-lebih satu tahun, dengan mewawancarai narasumber dan saksi, meriset, dan menganalisis berbagai data yang ditemukan.

Merespons hal tersebut, juru bicara pemerintah Myanmar Zaw Htay pada Rabu 29 Agustus 2018 mengatakan kepada media pemerintah bahwa Naypyidaw "tidak sepakat dan tidak menerima resolusi apapun" yang disampaikan Dewan HAM PBB, demikian seperti dikutip dari BBC, Kamis (30/8/2018)."Kami tidak mengizinkan TPF untuk masuk ke Myanmar, oleh karenanya, kami tidak setuju dan menerima resolusi apa pun yang dibuat oleh Dewan Hak Asasi Manusia," Zaw Htay mengatakan kepada kantor berita Global New Light dari Myanmar.
Zaw Htay mengatakan, Myanmar memiliki Komisi Penyelidikan Independen sendiri untuk menanggapi "tuduhan palsu yang dibuat oleh badan-badan PBB dan komunitas internasional lainnya".

Militer Myanmar diketahui belum memberikan komentar. Namun, sejak November 2017 lalu, Tatmadaw (nama resmi Angkatan Bersenjata Myanmar) menolak telah melakukan kesalahan apapun terkait krisis kemanusiaan Rohingya di Rakhine.
Dalam laporannya, TPF Myanmar menemukan bahwa Tatmadaw telah mengambil tindakan yang "tidak diragukan lagi merupakan kejahatan yang paling berat di bawah hukum internasional."
Laporan itu juga menyebut bahwa panglima tertinggi militer Myanmar, Min Aung Hlaing, harus diselidiki dan didakwa atas dugaan mendalangi genosida dan kejahatan kemanusiaan terhadap muslim Rohingyadi Negara Bagian Rakhine utara, serta mendalangi kejahatan perang di Negara Bagian Kachin dan Shan.Pencarian fakta juga melampaui rentang waktu Agustus 2017, dan menemukan bahwa militer Myanmar terindikasi melakukan pelanggaran hak asasi manusia secara luas sejak 2011. Laporan itu juga menambahkan bahwa lembaga keamanan Myanmar lainnya juga terlibat dalam pelanggaran HAM tersebut.
"Atas alasan apapun, tidak akan pernah ada pembenaran bagi aksi militer yang melakukan pembunuhan tanpa pandang bulu, beramai-ramai memperkosa perempuan, menyerang anak-anak, dan membakar seluruh desa," kata laporan TPF Myanmar.

"Tatmadaw telah menggunakan taktik yang tidak konsisten dan tidak proporsional terhadap ancaman keamanan yang sebenarnya, terutama di Negara Bagian Rakhine, dan juga di Myanmar utara," tambah laporan itu.Misi pencarian fakta menyimpulkan bahwa ada "informasi yang cukup" untuk membuka penyelidikan genosida dan kejahatan perang terhadap jenderal-jenderal senior Myanmar.
Laporan TPF Myanmar juga menyebut bahwa pemerintah sipil, yang secara de facto dipimpin oleh pemenang Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi, turut bertanggungjawab atas krisis kemanusiaan yang menimpa kelompok etnis dan agama minoritas, termasuk muslim Rohingya, di Myanmar.
Pemerintah sipil, kata laporan itu, "telah gagal untuk menyuarakan penentangan atas peristiwa yang terjadi, menyebarkan 'narasi palsu', mengawasi penghancuran bukti di negara bagian Rakhine dan menghalangi penyelidikan independen."

"Melalui tindakan dan kelalaian mereka, pihak pemerintah sipil telah berkontribusi terhadap kejahatan keji tersebut," tambah laporan TPF Myanmar.
"Aung San Suu Kyi tidak menggunakan posisi de facto-nya sebagai kepala pemerintahan, dan tak juga menggunakan moralitasnya, untuk membendung atau mencegah peristiwa yang terjadi di Rakhine.""Pemerintah dan Tatmadaw telah mengembangkan iklim di mana pidato kebencian tumbuh subur, pelanggaran hak asasi manusia dilegitimasikan, serta hasutan untuk diskriminasi dan kekerasan justru difasilitasi."Dalam penyelidikan terpisah, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan telah mengumpulkan informasi dari pengungsi muslim Rohingya yang memperkuat tuduhan bahwa militer Myanmar dan pasukan keamanan telah melakukan pelanggaran HAM yang mengerikan, termasuk pemerkosaan.
AS mengatakan temuannya itu didasarkan pada lebih dari seribu wawancara dengan para pengungsi di kamp-kamp di Bangladesh --di mana para muslim Rohingya dari Myanmar melarikan diri lebih dari satu tahun lalu.

Duta Besar Amerika Nikki Haley hari Selasa 28 Agustus mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa dunia menyaksikan bagaimana Myanmar menanggapi situasi itu.
"Di Dewan Keamanan PBB, kita harus meminta pertanggungjawaban mereka yang melakukan kekerasan," tegas Haley, seperti dikutip dari VOA Indonesia.
Awal bulan ini pemerintahan Presiden Donald Trump telah memberlakukan sanksi-sanksi terhadap lima komandan militer Myanmar dan dua unit tentara karena keterlibatan mereka dalam berbagai aksi keji, termasuk pembakaran desa-desa.
Panel itu mendesak Dewan Keamanan PBB untuk merujuk situasi itu ke Mahkamah Kriminal Internasional di Den Haag. Tetapi dua negara pemegang hak veto di Dewan Keamanan PBB –-Rusia dan China-- tidak akan membiarkan hal itu terjadi.
Sementara itu pengungsi Muslim-Rohingya kini tinggal dalam kondisi sangat menyedihkan di kamp pengungsi terbesar di dunia di Bangladesh. PBB mengatakan kondisi di Myanmar belum memungkinkan mereka kembali ke rumah secara aman, sukarela dan bermartabat.

DEWAKIUKIU.NET

Masyarakat Australia Sambut Positif Kesepakatan Perdagangan Bebas dengan Indonesia

DEWAKIUKIU.NET
Canberra - Warga, pegiat ekonomi, dan politisi oposisi Australia, dikabarkan mendukung, bahkan mendesak, Perdana Menteri Scott Morrison untuk segera menyepakati perjanjian perdagangan bebas (free trade agreement atau FTA) dengan Indonesia --atau yang bernama resmi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).
Desakan itu mencuat jelang kunjungan Morrison ke Indonesia, yang sekaligus menjadi kunjungan luar negeri pertamanya sebagai PM Australia.

Lawatan itu, kata pihak Kementerian Luar Negeri RI, akan berlangsung pada 31 Agustus 2018, yang mana Morrison akan bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Bogor dan bersama-sama mengumumkan finalisasi IA-CEPA.
Dalam sebuah konferensi pers kemarin (29/8), pihak Kemlu RI belum mau memberikan detail mengenai isi IA-CEPA "sampai benar-benar difinalisasi dan diumumkan oleh kedua kepala pemerintah."Namun, mereka menggarisbawahi secara umum bahwa perjanjian itu akan berisi sejumlah klausul kerja sama strategis di bidang ekonomi, perdagangan dan investasi di berbagai sub-sektor.Misalnya, kesepakatan membuka akses pasar bebas 'berkualitas tinggi' bagi kedua negara --termasuk untuk barang-barang pertanian dan pangan, pengurangan hingga pembebasan tarif, hingga dibukanya akses manufaktur dan produksi Indonesia-Australia di masing-masing negara, seperti di bidang perkapalan dan industri pangan.

Namun, berbeda dengan FTA biasa, perjanjian itu tak hanya bergerak di bidang ekonomi saja, namun juga merambah ke sektor kerja sama lain, mulai dari pendidikan, jasa, hingga hal lain yang berkelindan, kata pihak pemerintah Indonesia.
Dari pihak Australia, ekspor gandum dan produk pangan akan mendominasi lebih dari separuh perjanjian perdagangan dengan Indonesia. Kalangan petani berharap hal ini dapat diperluas di bawah IA-CEPA."Untuk sektor biji-bijian, mungkin ini hal paling penting yang kami miliki untuk beberapa waktu," kata Andrew Weidemann, seorang petani gandum dari negara bagian Victoria, seperti dilansir ABC.net.au, Kamis (30/8/2018).
Ekspor ternak, gula, daging sapi dan kapas juga menjadi lima komoditi pertanian utama Australia yang diekspor ke Indonesia dan diperkirakan akan mengalami peningkatan ekspor ketika IA-CEPA telah terimplementasi.

Sementara itu, juru bicara Oposisi Pemerintah di Parlemen Australia bidang urusan Perdagangan dan Investasi, Jason Clare menjelaskan, IA-CEPA seharusnya bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat kedua negara dan mengoptimalisasi hubungan perdagangan RI-Australia yang selama ini lesu. Semestinya, Australia bisa memanfaatkan potensi Indonesia yang berkemungkinan menjadi kekuatan ekonomi terbesar keempat dunia.
Namun sampai saat ini, Indonesia belum menjadi salah satu dari 10 mitra dagang utama Australia."Australia dan Indonesia seperti tetangga yang nyaris tidak saling tegur," kata Clare.
"Kita tidak berbicara satu sama lain, atau bekerja sama sebagaimana seharusnya," tambahnya.
"Jika perjanjian ini (IA-CEPA) bisa mengubah hal itu, meningkatkan perdagangan, pekerjaan dan menyatukan kedua negara, maka hal itu bagus," ujar Clare.

"Namun kita harus menunggu bagaimana detailnya," katanya.
Patut digarisbawahi, usai diumumkan oleh kedua kepala pemerintah di Istana Bogor pada Jumat 31 Agustus mendatang, IA-CEPA belum otomatis terimplementasi.
"Akhir pekan nanti, Pak Jokowi dan Pak Morrison hanya akan mengumumkan bahwa IA-CEPA telah final dan telah disepakati bersama. Namun, penandatanganan baru akan dilakukan akhir tahun ini," kata Edi Yusup, Direktur Asia Timur dan Pasifik Kemlu RI, yang memperkirakan bahwa teken IA-CEPA akan dilaksanakan pada Oktober, atau paling lama, Desember 2018.

Jika ditandatangani, IA-CEPA akan menjadi perjanjian perdagangan keempat yang dicapai Australia di Asia, menyusul Korea Selatan, Jepang dan China.
Ketua Federasi Petani Nasional Fiona Simson mengatakan FTA menetapkan syarat-syarat perdagangan namun tidak menjamin akses pasar.
"Yang penting bukan membangun pasar, tetapi apa yang terjadi setelah itu," kata Simson, seperti dikutip dari ABC.net.au, Kamis 30 Agustus 2018.

Kalangan petani menghendaki perluasan akses pasar Asia, terutama setelah hubungan Australia- China mengalami ketegangan belakangan ini.
"Kami mengekspor 70 persen dari produksi, sehingga kami menginginkan pasar lebih banyak," kata Simson."Bagaimana bisa menghasilkan produk dan mengirimkan produk ke pasar baru sama pentingnya dengan membangun pasar baru itu sendiri," ujarnya.
Di sisi lain, juru bicara Oposisi Pemerintah di Parlemen Australia bidang urusan Perdagangan dan Investasi, Jason Clare mengungkapkan para eksportir Australia saat ini kesulitan mengirim anggur dan daging sapi ke China dalam beberapa bulan terakhir.
Dia menuding Pemerintah Australia telah "mengacaukan" hubungan antara kedua negara.

"Pemerintah Australia harus menata ulang hubungan itu dan membangunnya lebih kuat dengan Pemerintah China sehingga perusahaan-perusahaan Australia tidak menderita kesulitan," katanya.
Sementara itu, sejumlah analis mengatakan perlu adanya usaha dari kedua negara agar IA-CEPA mampu menjadi perjanjian yang menguntungkan bagi Indonesia dan Australia.
"Menyusul kesepakatan tersebut, para pejabat Australia harus terus bekerja untuk meningkatkan hubungan dengan Indonesia, meletakkan pondasi untuk peningkatan di masa mendatang ke perjanjian yang akan menghasilkan kesepakatan yang benar-benar "berkualitas tinggi"," kata Jarryd de Haan, analis Indian Ocean Research Programme di Future Directions International, dalam artikel analisisnya yang dirilis di futuredirections.org.au pada 29 Agustus 2018.
Jika hal itu tidak dilakukan, Haan mengatakan, "Australia bisa menjadi semakin kurang relevan dengan kepentingan ekonomi Indonesia selama dekade berikutnya. Hubungan perdagangan antara kedua negara sangat condong menguntungkan Canberra, dengan Jakarta menghadapi neraca perdagangan yang defisit sekitar US$ 2,5 miliar per tahun."
Terlepas dari hal itu, pemerintah Indonesia optimistis dengan adanya finalisasi IA-CEPA setelah hampir satu dekade tertunda, menyebutnya sebagai, "kesuksesan besar, tak hanya bagi Indonesia, namun juga Australia.""Rakyat Indonesia dan Australia akan sama-sama merasakan dampak positifnya. Ini kesuksesan bersama bagi kedua negara," kata Juru Bicara Kemlu RI, Arrmanatha Nasir di Jakarta.
DEWAKIUKIU.NET


Thursday, August 23, 2018

Harga Xiaomi Mi MIX 3 Bocor, Ungkap Edisi Khusus Ferrari

DEWAKIUKIU.NET
Xiaomi dikabarkan tengah mempersiapkan generasi terbaru dari seri smartphone premiumnya, yakni Mi MIX. Untuk tahun ini, perusahaan akan merilis Mi MIX 3.
Bocoran seputar desain smartphone pun sempat beredar di internet beberapa waktu lalu. Terkini, giliran harga dari perangkat tersebut muncul di jagat dunia maya.

Dikutip dari Phone Arena, Minggu (8/7/2018), smartphone tersebut masih dibanderol dengan harga khas perangkat premium. Namun, kali ini Xiaomi menawarkan opsi harga yang lebih banyak.
Seperti biasa, perbedaan harga dari tiap varian berdasarkan kapasitas RAM dan memori internal yang dimiliki. Untuk mengetahui daftar lengkapnya, cek harganya di bawah ini.

1. RAM 6GB dan ROM 64GB

Edisi standar : US$ 510

Edisi keramik : US$ 660

2. RAM 6GB dan ROM 128GB

Edisi standar : US$ 555

Edisi keramik : US$ 705

3. RAM 8GB dan ROM 128GB

Edisi standar : US$ 600

Edisi keramik : US$ 750

4. RAM 8GB dan ROM 256GB

Edisi standar : US$ 645

Edisi keramik : US$ 975

Selain dua edisi tersebut, Xiaomi juga dikabarkan sudah menyiapkan edisi khusus Mi MIX 3. Perusahaan tersebut dilaporkan berencana untuk merilis edisi Ferrari daria Mi MIX 3.
Smartphone ini disiapkan sebagai kompetitor langsung Oppo Find X edisi Lamborghini. Sayangnya, belum ada informasi seputar perbedaan edisi khusus ini dari versi standar.
Beberapa prediksi menyebut perubahan akan dilakukan pada ROM dan baterai yang dibuat lebih besar. Akan tetapi, ada pula yang menyebut Xiaomi akan lebih fokus pada desain smartphone.

DEWAKIUKIU.NET



Payudara hingga Selaput Dara, Ini 7 Mitos Kuno tentang Keperawanan Gadis

DEWAKIUKIU.NET
Masyarakat yang hidup pada zaman dahulu kala sangat memegang teguh budaya leluhur dan segala sesuatunya tentang tradisi, bahkan yang sudah turun temurun, termasuk soal keperawanan seorang gadis.Keperawanan seseorang merupakan sesuatu yang sangat berharga dan dianggap sebagai 'kehormatan' dari seorang perempuan. Namun banyak mitos beredar tentangnya. Tidak hanya pada zaman kuno saja, masyarakat modern saat ini pun masih ada yang terpatok pada 'omongan orang tua'.
Bagi kebanyakan manusia, status keperawanan seseorang dinilai sebagai sebuah 'simbol' pengendalian diri. Kehilangan keperawanan sebelum menikah dianggap 'aib' dalam sejumlah budaya dan lingkungan keagamaan.


Walaupun begitu, setidaknya masyarakat telah melupakan kepercayaan 'konyol', seperti menguji keberadaan selaput dara dengan menyuruh gadis duduk di atas tungku yang di bawahnya terdapat batu bara menyala.Tidak hanya itu, kepercayaan untuk melakukan uji coba perawan tersebut tidak hanya dilakukan dengan batu bara, tapi juga dengan benang, reaksi binatang, dan melihat ukuran payudara yang relatif kecil.



Berikut 7 mitos yang masih dipercaya tentang keperawanan gadis, seperti dikutip dari Bustle.com, Kamis (23/9/2018).

1. Selaput Dara Berada Jauh di Dalam Vagina

Ini adalah jenis mitos umum yang banyak beredar di masyarakat bahwa selaput dara berada jauh di dalam vagina. Faktanya, selaput dara berada sangat dekat dengan bbibir vagina, setidaknya berjarak 1 hingga 2 inci

2. Berdarah Saat Hilang Keperawanan

Pendarahan saat hilang keperawanan tidak selalu berkaitan selaput dara, sebab selaput dara adalah jaringan yang sangat tipis dan memiliki sedikit darah.
Sebaliknya, perdarahan biasanya ada hubungannya dengan jaringan di dalam vagina itu sendiri, yang halus dan memiliki banyak sel darah. Selain itu, ada juga anggapan yang menyebut bahwa rasa sakit yang timbul ketika pertama kali berhubungan intim disebabkan karena robeknya selaput dara. Ini adalah kesalahan besar.
Korona vagina dapat sobek beberapa kali selama hidup seseorang. Hal ini bergantung pada tingkat kekuatan dan ketebalan korona vagina tersebut. Korona vagina sebenarnya cukup lentur dan bisa melar ketika menghadapi 'tekanan' kecil.
Menurut sebuah survei, 63 persen gadis perawan mengaku tidak mengalami rasa sakit ketika melakukan seks untuk pertama kalinya. Rasa sakit yang timbul ketika seseorang kehilangan keperawanan bisa disebabkan karena alat kelamin perempuan tersebut dalam kondisi kering.

3. Gadis Perawan Jarang Buang Air Kecil

Pada zaman dulu orang-orang percaya bahwa gadis perawan lebih jarang buang air kecil.
Tabib kala itu  seperti Pliny the Elder hingga dokter Abad Pertengahan asal Jerman, Albertus Magnus percaya bahwa tubuh seorang perempuan tak perawan lebih 'bocor'. Artinya, sang perempuan tersebut akan lebih sering kencing.
Ada sejumlah mitos untuk menguji keperawanan gadis. Percobaan ini dilakukan dengan menggunakan lignite atau batu bara muda yang dimasukkan ke dalam air dan kemudian diminum.
Waktunya akan dihitung, berapa lama yang dibutuhkan oleh seorang perempuan untuk buang air kecil. Jika sangat lama, mengartikan perempuan itu masih perawan. Namun jika cepat, wanita itu akan dinyatakan tidak lagi perawan.Salin itu, cara lainnya yakni dengan membakar lignite dan meletakkannya di antara kaki sang gadis. Jika dia bisa mencium bau asapnya, hal itu menandakan bahwa dia tidak perawan karena vaginanya telah ditembus asap, sehingga mengakibatkan asap tersebut masuk lewat vagina ke dalam tubuhnya.

4. Tes Keperawanan dengan Benang

Di kalangan sejumlah masyarakat kuno, benang menjadi alat penguji keperawanan seorang perempuan. Hal itu dikemukakan oleh Helkiah Crooke. Ironisnya, ia yang merupakan seorang dokter terhormat pada masa Raja James I pada awal 1600-an, juga dikenal dengan hasil kerjanya dalam bidang anatomi.Jadi, menurut Crooke jika sehelai benang ditarik dari puncak hidung seorang perempuan ke dasar tengkoraknya, kemudian ukuran itu muat ketika dilingkarkan di leher, maka dia masih perawan. Sebaliknya, jika panjang benang tersebut tidak pas dengan lingkar leher, maka dia dianggap tak lagi perawan.

5. Mandi Darah Perawan Bikin Awet Muda

Mitos satu ini sering didengar dalam kisah-kisah horor. Namun, praktik mandi darah perawan pernah dilakukan oleh bangsawan Slovakia, Elizabeth Bathory.
Tak ada yang tahu berapa jumlah gadis yang telah dibunuhnya, tapi dialah yang bertanggung jawab atas kematian perempuan muda dan perawan di Kastil Hungaria.
Pada awal 1600-an, Bathory menyiksa banyak gadis dengan metode penyiksaan yang memungkinkan mereka mengeluarkan banyak darah. Sejarah mengatakan, dia meminum darah gadis tersebut. Sedangkan beberapa kabar menyatakan, Bathory menggunakan darah korbannya untuk mandi darah.
Tindakan ini dilakukan Bathory karena perempuan itu menduga, dengan minum dan mandi darah perawan dia akan tetap cantik dan awet muda.

6. Hewan Bisa Mendeteksi Selaput Dara yang Masih 'Rapat'

Satu lagi mitos yang beredar pada zaman dulu kala, yakni keperawanan seseorang bisa terdeteksi dari reaksi alami hewan dan tumbuhan saat disentuh oleh seorang gadis. Menurut anggapan tersebut, perawan dapat menjinakkan hewan buas, seperti unicorn yang merupakan hewan mistis liar dan sulit untuk ditaklukan.Contoh lainnya menyebut, pada Abad Pertengahan ada seorang perempuan Romawi tersesat di hutan rimba. Di sana, banyak binatang buas mengintainya, termasuk harimau. Gadis yang seharusnya sudah bisa diserang dan dimangsa harimau itu justru mampu menjadikan hewan liar tersebut bak kucing peliharaan.
Orang-orang yakin karena sang gadis masih perawan.
Mitos lainnya yang dituliskan dalam buku karangan pemikir Jerman, Heinrich Kornmann pada 1619 menyebut, perawan lebih menderita karena gigitan kalajengking, bila dibandingkan dengan mereka yang tidak lagi perawan.Selain itu, konon setiap kali seorang gadis perawan memetik hasil panen pertama, maka tanaman tersebut akan mati.
Masyarakat Yunani Kuno juga percaya bahwa ular hanya mau diberi makan oleh seorang perempuan yang masih 'suci'.Sementara itu, warga Inggris zaman dahulu percaya, bila ada perempuan yang dapat berjalan di antara kerumunan serangga tanpa disengat, berarti dia masih perawan.

7. Bentuk Payudara Kecil

Menurut buku tulisan Hanne Blank, Virgin: The Untouched History, salah satu cara terbaik untuk menentukan keperawanan seseorang adalah dengan cara melihat payudaranya.
Jika gadis itu memiliki payudara yang lebih kecil, puting berwarna merah muda dan 'naik', maka dia masih perawan.Hal ini diakibatkan kerana dulu masyarakat percaya bahwa jika seseorang pernah mengandung, maka dia akan memiliki payudara yang lebih besar dan lebih 'turun'.
Ada pula yang percaya bahwa jika sperma memasuki vagina perempuan, protein tersebut akan 'berenang' di dalam payudaranya dan membuat dada perempuan lebih besar.

DEWAKIUKIU.NET

search

Powered by Blogger.

7 Jenis Orgasme

DEWAKIUKIU.NET Orgasme merupakan puncak dari kenikmatan bercinta. Ini seakan menjadi penghujung dari sebuah cerita seksi suami istri di ...

 

dewa © 2008. Template Design By: SkinCorner