![]() |
| DEWAKIUKIU |
Stephanie ingin sekali melihat upacara kelulusan sekolah putranya, Dalton, yang berusia 19 tahun. Namun, dia yang mengidap kanker rahim sejak 2015 ini harus menjalani perawatan di rumah sakit lantaran kondisinya yang kian menurun. Bandarq Online
Dalton nampaknya khawatir karena sang ibu tidak dapat menyaksikan acara kelulusannya. Hal ini lantaran dokter selalu mengatakan bahwa Stephanie tak memiliki waktu yang cukup lama lagi untuk bertahan hidup. Tak kehabisan akal, dirinya pun membuat acara seremonial kelulusannya lebih cepat dua minggu dari yang dijadwalkan. Bandarq Online
Dalton bersama dengan teman dekat sang ibu dan pihak sekolah membuat upacara kelulusan di rumah sakit tempat ibunya dirawat. Beberapa teman Dalton turut hadir dengan mengenakan toga, tak terkecuali kepala sekolah Dalton juga hadir untuk memberikan ijazah kepada Dalton.
Acara kelulusan “buatan” tersebut digelar dengan sangat apik bahkan turut diiringi oleh lagu kelulusan yang dapat didengar di seluruh ruangan rumah sakit.Dalam video pada momen itu, Stephanie terlihat sangat bahagia. Hal tersebut lantaran keinginannya untuk melihat kelulusan Dalton dapat terwujud meski dilakukan di rumah sakit.
Stephanie akhirnya meninggal tepat satu minggu sebelum jadwal upacara kelulusan sungguhan Dalton berlangsung. Rencana Dalton untuk membuat upacara kelulusan buatan di rumah sakit tersebut nampaknya merupakan keputusan yang sangat tepat. Bandarq Online
![]() |
| DEWAKIUKIU |



0 comments:
Post a Comment